TGIPF Tragedi Kanjuruhan akan Laporkan Hasil Investigasinya ke Jokowi Hari Ini, Apa Berbeda dengan KontraS dan The Washington Post?

Presiden Jokowi

JAKARTA – Dailymakassar.id – Hasil investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Stadion Kanjuruhan akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini. Apa ada fakta baru dari hasil investigasi ini?

Presiden Jokowi mengungkapkan agenda TGIPF itu di sela acara pemberian bantuan di Kantor Pos Bandung, Kamis (13/10) kemarin.

“Investigasi Kanjuruhan akan dilaporkan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta besok pagi (Jumat 14 Oktober) kepada saya,” kata Jokowi.

Hari ini juga setelah dia menerima laporan TGIPF, dia akan mengungkapkan hasil investigasi tersebut ke publik. Nantinya, hasil investigasi akan diketahui bersama.

“Baru bisa menyampaikan (laporan investigasi) besok siang,” kata Jokowi.

Sebagaimana diberitakan, tragedi Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu menewaskan 132 orang dan membuat ratusan orang lainnya luka-luka. TGIPF telah dibentuk pemerintah untuk menyelidiki peristiwa itu. TGIPF diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud Md.

Mahfud sendiri sudah menjelaskan, analisis TGIPF terhadap tragedi Kanjuruhan dimulai pada Rabu (12/10) lalu dan bakal selesai dalam waktu cepat.

“Jadi kalau dulu kami minta satu bulan, Presiden menyatakan kalau bisa dua minggu. Kami insyaallah lebih cepat lagi, 10 hari saja. Artinya, hari Jumat (14/10/2022) ini sudah bisa diserahkan,” kata Mahfud, Selasa (11/10) lalu.

Diketahui, sebelumnya, KontraS telah mengumumkan hasil investigasinya dan menemukan berbagai fakta ganjil dalam tragedi tersebut. Demikian pula dengan media internasional The Washington Post dalam investigasinya menemukan berbagai fakta baru seperti ada 40 titik tembakan gas air mata dalam tragedi tersebut. [aan]

Comment