
MAKASSAR, dailymakassar.id – Di hari pertama Operasi Zebra Sat. Lalu Lintas Polrestabes Makassar, sudah ratusan pelanggar langsung terjaring. Diketahui, pelaksanaan Operasi Zebra ini telah menggunakan aplikasi Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Hal ini diungkap Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Amin Toha terkait pelaksanaan Operasi Zebra di Makassar.
“Untuk penindakan kami masih mengutamakan menggunakan ETLE entah itu ETLE Statis maupun Mobile,” kata Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Amin Toha kepada awak media, Senin (4/9/2023).
Namun demikian, kata Amin, jika pelanggaran itu berpotensi menimbulkan kecelakaan, maka akan dilakukan tilang manual.
“Penindakan tilang manual itu bagi pelanggar kasat mata yang berpotensi kecelakaan dan belum masuk aplikasi ETLE,” terang Amin Toha.
Dia mencontohkan kasus balapan liar. “Itukan tidak bisa diukur dalam ETLE, dalam artian tidak bisa langsung,” imbuhnya.
Sejauh ini, lanjut Amin Toha, total kamera ETLE yang terpasang di Kota Makassar sebanyak 20 titik. “Untuk tilang mobile itu ada lebih 50 petugas yang menggunakan ETLE Mobile,” jelasnya.
Sementara untuk pelanggar yang terjaring di hari pertama ini sudah sebanyak 103 pelanggar.
103 pelanggar itu masing-masing, 50 terjaring ETLE status, 50 teguran dan tiga yang terjaring ETLE mobile.
“Untuk jenis pelanggaran prioritas yang ditindaki dalam Operasi Zebra kali ini ada tujuh”, lanjut Amin Toha.
“Yaitu pada saat berkendara menggunakan HP, anak dibawah umur, kemudian dalam berkendara dalam pengaruh alkohol, kemudian kontra plo, over loading,” terang Amin Toha.
“Utamanya di Makassar ini, kami berharap dengan adanya operasi ini bisa berkurang terkait (pelanggaran) over loading, pengendara yang masih melawan arus,” pungkasnya.(rj)






















Comment