Soal 60 Ribu Paket Sembako yang Tidak Dibagi Secara Bersamaan, Ini Penjelasan Kadis Sosial Makassar

62c0f2bf-53ed-4d28-ab55-a94c58655c04
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir. (int)

Dailymakassar.id – Makassar – Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir, menjelaskan terkait pembagian paket sembako kepada masyarakat miskin, serta yang terdampak akibat Covid-19 atau virus Corona di Kota Makassar.

Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Nunung Dasniar, mempertanyakan sikap Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar yang tidak membagikan 60 ribu paket sembako secara serentak.

“Apa alasan Dinsos tidak bagi serentak itu (60 ribu paket)?, biar masyarakat tidak resah,” tanya legislator partai Gerindra Kota Makassar.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Mukhtar Tahir menjelaskan, soal pembagian secara serentak itu gampang. Menurut Mukhtar yang sulit adalah validasi data masyarakat.

“Jangan sampai ada warga yang double datanya, di sini kita harus teliti, kalau soal baginya gampang, tapi akurasi datanya di sini yang dijaga,” jelas Mukhtar kepada smartcitymakassar.com melalui via telpon, Kamis (23/4/2020).

“Karena, kami ingin pembagian ini memang betul tepat sasaran,” tambah Mukhtar.

Olehnya itu, lanjutnya, pihaknya membagi beberapa tahap dalam pembagian sembako yang dimulai dari tanggal 21 April 2020 kemarin.

“Dan Insya Allah, jika tenaga anggota kami memenuhi, mulai besok, kami akan kembali distribusikan, kalau bisa, sekitar 15 ribu paket sembako yang akan disalurkan ke semua kecamatan,” ungkap Mukhtar.

Sekedar diketahui, panyaluran 60 ribu paket sembako untuk masyarakat miskin serta terdampak akibat virus Corona ini dilakukan setelah pemerintah menyatakan Kota Makassar akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang rencananya akan dimulai pada hari Jumat (24/4/2020) besok. (As)

Comment