Fenomena Kotak Kosong: Partai Politik Gagal Wakili Kehendak Rakyat

JAKARTA — Fenomena maraknya kotak kosong dalam kontestasi Pilkada 2024 mengindikasikan kegagalan total partai politik mewakili kehendak rakyat. Ini diungkap senior associate Integrity Law Firm yang menjadi pemohon judicial review kotak kosong ke Mahkamah Konstitusi, Muhammad Raziv Barokah.

“Partai politik saat ini sama sekali tidak bisa menangkap kehendak rakyat, terutama di Pilkada ini,” kata Raziv dalam diskusi daring yang digelar The Constitutional Democracy Iniative atau CONSID, Minggu, (8/9/2024).

Dia mencontohkan pada Pilkada Jakarta. Ia mengatakan ada nama yang memiliki elektabilitas tinggi seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Dalam survei Kompas, elektabilitas Anies menyentuh 39,8 persen dan Ahok pada sekitar 30 persen. Dua nama ini disusul dengan Ridwan Kamil dan tokoh lainnya,” ujar dia.

Comment