
Dailymakassar.id—Makassar. Langit Kota Makassar yang biasanya membara oleh matahari senja, sore itu berubah menjadi lebih lembut.
Gerimis turun perlahan, seperti bisikan halus dari awan yang menggantung di atas Pantai Losari.
Hujan menari tipis di permukaan laut, memantulkan cahaya lampu kota yang mulai menyala satu per satu. Angin membawa aroma asin laut bercampur wangi tanah yang basah.
Langkah manusia di tepi pantai pun menjadi lebih pelan, seolah memberi ruang bagi ketenangan yang lahir dari pertemuan hujan, laut, dan senja.
Dalam suasana itu, percakapan mengalir hangat. Orang-orang menunggu waktu berbuka yang semakin dekat. Sebuah sore yang sederhana, namun terasa penuh makna.
Tak jauh dari sana, berdiri kokoh Benteng Rotterdam dengan dinding batu yang menyimpan jejak sejarah berabad-abad.
Pada kawasan benteng inilah Dewan Kesenian Makassar (DKM) menggelar acara buka puasa bersama, yang dimulai pukul 16.30 WITA, Sabtu (7/3/2026).
Kilauan lampu menghiasi halaman benteng, sementara gerimis yang turun justru menambah suasana syahdu, laksana tirai alam yang memperindah panggung kebersamaan.
Lengkungan atap tua Benteng Rotterdam, tepatnya di sekretariat DKM. Terekam wajah-wajah semringah menghiasi jalannya acara.
Nampak hadir Ketua Harian DKM, pengurus baru, pengurus periode sebelumnya, serta keluarga yang turut meramaikan kebersamaan itu.
Di tengah gerimis yang masih setia turun, mereka bergerak mempersiapkan segala sesuatunya.
Ada yang menata hidangan sederhana, ada pula yang menyambut rekan-rekan yang baru datang dengan senyum tulus, sementara yang lain memastikan setiap orang mendapatkan tempat duduk.
Sembari menunggu waktu berbuka, para pengurus terlibat dalam diskusi serius tapi santai.
Obrolan mengarah pada sejumlah agenda organisasi, termasuk persiapan pelantikan pengurus baru DKM.






















Comment