
Dailymakassar.id – Makassar. Aksi gerakan Kitra Makassar masih terus berlanjut menuntut pemerintah segera merealisasikan tuntutan Kitra menaikkan 50 juta gaji TNI POLRI, Jumat, (01/10/2024).
Dalam aksinya di flyover Urip Sumoharjo Makassar, puluhan aktivis mengekspresikan tuntutannya dalam berbagai bentuk spanduk yang terbentang puluhan meter yang berisi, “segera wujudkan 50 juta gaji TNI POLRI, sejahtera atau punah”. Sembari gelar orasi dan bagi selebaran kepada warga yang melintas.
Hasmin Sulaiman Koordinator lapangan, menuturkan aksi Kitra makassar akan terus berlanjut dan digencarkan mengingat sikap pemerintah yang masih buta dan tidak mengakomodir tuntutan Kitra.
“Aksi kami harus lebih gencar dan keras agar ‘korban’ yang setiap saat berjatuhan akibat pemiskinan pemerintah atas TNI POLRI” imbuhnya.
Menurutnya, tuntutan Kitra harus menjadi prioritas pembangunan karena TNI POLRI menentukan baik tidaknya pemerintahan.
“Energi negara ini jangan didominasi oleh kebijakan infrastruktur yang terbukti memiskinkan negara dan rakyat, papar alumni Fakultas Hukum UMI tersebut.
“Kesejahteraan TNI POLRI dan keluarganya merupakan pembangunan juga, kami curiga pemerintah beranggapan yang dimaksud pembangunan itu hanya dalam bentuk jalan, jembatan dan gedung-gedung, ini jelas sesat dan menyesatkan bangsa” ungkap Hasmin.

Harusnya, kata Hasmin, jikalau kebijakan pemerintahan ini seperti roda kenapa nasib keluarga TNi POLRI terus berada dibawah garis kemiskinan, hidup mereka tidak lebih baik dari narapidana alam cengkeraman kriminalitas.
Dia menambahkan, aksi Kitra diberbagai daerah khususnya di Makassar akan terus mengencarkan aksi untuk mendesak pemerintah membuka diri menaikkan gaji TNI POLRI sesuai tuntutan Kitra.
“Bagi Kitra, tuntutan 50 juta Kenaikan gaji TNI POLRI harga mati yang harus segera terealisasi, kami pastikan tidak akan berkompromi pada pemerintah yang menutup mata atas korban yang terus berjatuhan serta derita pemiskinan keluarga TNI POLRI”, tegasnya.
“Kami berharap keberlanjutan aksi Kitra mendapat dukungan rakyat, tidak boleh lagi berpangku tangan pada pemerintahan yang nyata-nyata mengorbankan dan memiskinkan jutaan orang-orang terbaik bangsa ini” pungkasnya. (Ar)






















Comment