Jika Didorong Maju Calon Gubernur, Ini Kata Erwin Aksa

Erwin Aksa (int)

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Pemilihan Gubernur (Pigub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024 tergolong masih lama. Meski demikian, sejumlah nama mulai ramai disebut-sebut yang berpotensi maju calon gubernur 2024.

Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid (NH) mengatakan figur kader partai beringin ada dua di antaranya berpeluang, yakni Erwin Aksa dan Adnan Purichta Ichsan yang berpotensi maju sebagai calon Gubernur. Sementara terkait banyaknya pihak yang juga mendorongnya kembali maju bertarung, NH menyampaikan tergantung laporan dari tim yang telah ia bentuk.

“Tanya dulu kader Golkar, kalau kader bilang maju maka saya pertimbangkan, maka selanjutkan tanya rakyat. Kalau suvei paling tidak 1,2 juta dulu, pak Aru (ketua tim-red) sudah petakan, kalau yang ingin lebih 50 persen, maka saya pertimbangkan,” kata Nurdin Halid di RM New Ujung Pandang, Kamis (4/11/2021) sore.

Adapun saat ini, saat ditanyakan tentang peluang maju Pilgub Sulsel, Erwin Aksa yang menjabat Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bidang Penggalangan Strategis, belum mau berbicara terlalu jauh.

Baginya, kader harus fokus dulu memenangkan Golkar pemilu legislatif dan memenangkan Airlangga Hartarto calon presiden 2024. Apalagi kata Erwin Aksa, pencalonan Pilgub Sulsel menggunakan hasil pileg legislatif Februari 2024.

“Kita partai Golkar harus menang pemilu, pilpres, lalu pilkada. Golkar pasti pilih calon terbaik untuk pilkada,” kata Erwin kepada wartawan di Hotel Claro Jalan AP Pettarani Kota Makassar, Minggu (7/11/2021) malam, saat hadir dalam konsolidasi pemenangan pemilihan presiden 2024 Partai Golkar.

Lebih lanjut, Erwin Aksa menyatakan siap maju calon Gubernur jika misalnya Golkar menugaskan.

“Selama partai beri tugas, karena saya kader partai, kita siap, untuk angkat partai, angkat Sulsel lebih baik,” kata Erwin.

Lebih lanjut Erwin mengatakan, tiga tahun menuju Pilgub Sulsel, figur calon gubernur harus melakukan sosialisasi untuk dikenal masyarakat.

“Bagaimana ekspektasi masyarakat agar ekonomi baik, itu paling penting. Kunci semua itu kembali ekonomi, bagaimana kesejahteraan membaik,” pungkasnya. (Ip)

Comment