Wanita Cantik dan Berhijab Ini Bangga Bergabung Jadi Satpol PP Kota Makassar

Dailymakassar.id – Makassar, Demi mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar beserta Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan terus berupaya melakukan persuasif kepada warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Kali ini Pemerintah Kota Makassar Melaksanakan Operasi Yustisi dibeberapa lokasi yakni sekitaran anjungan pantai losari, cafe, rumah makan, rumah bernyanyi dan lain-lain.

Ditengah Operasi Yustisi, kali ini ada seorang wanita berparas cantik dan berhijab yang bekerja sebagai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar. Wanita cantik berhijab itu bernama Salmah Istiqarah (23), iya sering di panggil oleh teman-temannya Sarah.

Saat ditemui oleh awak media di lapangan, Salmah Istiqarah menuturkan, saya mulai bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar dari tahun 2017. Pada saat saya mulai bergabung saya langsung di tempatkan di satuan Pleton Pamong Praja Kota Makassar.

“Saya sangat bangga bergabung masuk di Satuan Polisi Pamong Praja, saya dulunya bercita-cita ingin jadi Kowad dari TNI Angkatan Darat namun tidak kesampaian,” kata Salmah Istiqarah.

Lanjut, Salmah Istiqarah yang sering di panggil Sarah ini lahir di Kabupaten Maros, 7 September 1997, Ia anak Pertama dari Dua Bersaudara, Ayahnya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) sedangkan Ibunya berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).

“Saat ini saya bergabung di Duta Perubahan Perilaku yang di bentuk oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, saya juga punya akun instagram yaitu @Sarah07664 ,”katanya.

Wanita berparas cantik dan berhijab yaitu Salmah Istiqarah atau yang sering disapa Sarah, ini mulai bergabung di Duta Perubahan Perilaku mulai pada bulan Oktober 2020 dan akan berakhir pada bulan Desember 2020.

“Saya kemarin terpilih sebagai Duta Perubahan Perilaku, diantara Anggota Satpol PP Prajawati yang lainnya, yang seleksi kemarin itu dari Kasat Pol PP Kota Makassar langsung yaitu Bapak Iman Hud,” tambahnya.

Selain itu, Wanita berparas cantik dan berhijab ini sebelum bergabung di satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, juga ternyata dulunya seorang Pramusaji Bagian Sub.rumah tangga ditempatkan di rumah jabatan Walikota Makassar pada jaman pemerintah Ir.H.Ramdhan Pomanto.

“Kurang lebih 1 tahun lamanya saya ditugaskan sebagai Pramusaji bagian Sub.rumah tangga di rumah jabatan walikota makassar,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, Salmah Istiqarah juga menambahkan, dengan adanya Duta Perubahan Perilaku, masyarakat makin patuh tentang pentingnya Protokol Kesehatan serta memberikan langsung edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat khususunya yang berada di Kota Makassar.

“Kami berharap agar seluruh masyarakat khususnya yang berada di Kota Makassar, agar tetap mengikuti Peraturan Pemerintah tentang pentingnya protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak serta tidak berkerumunan,” jelasnya

“Bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker akan dikenakan sanksi berupa sanksi denda atau sanksi sosial, sesuai dengan perwali kota makassar no 36,51 dan 53 tahun 2020,” tutupnya. (Dh)

Comment