Departemen Hukum Pidana FH Unhas Gelar Pelatihan Penulisan Skripsi Angkatan Kedua

Dailymakassar.id – MAKASSAR. Departemen Hukum Pidana bekerjasa sama dengan Lembaga Kajian Mahasiswa Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (LKMP FH Unhas) menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Skripsi Angkatan ke-2 dengan tema: “Menghasilkan Tugas Akhir Mahasiswa Hukum yang Berkualitas”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 23 Juni 2022 secara luring di Aula Dr. Harifin A. Tumpa FH Unhas dan daring melalui zoom meeting.
Acara dibuka langsung oleh Dr. Muh. Hasrul, S.H., M.H., M.AP selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FH UNHAS mewakili Dekan FH UNHAS.

Menurut Dr. Hasrul, kegiatan ini sangat diperlukan untuk pengembangan kapasitas mahasiswa dalam menulis Skripsi, khususnya bagi mahasiswa peminatan hukum pidana. Ia juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena sangat bersesuaian dengan visi dan misi FH Unhas.

Dr. Nur Azisa, S.H., M.H. selaku Ketua Departemen Hukum Pidana FH Unhas mengatakan, “Pelatihan ini sengaja diadakan untuk memfasilitasi mahasiswa tingkat akhir khususnya mahasiwa peminatan hukum pidana. Mengingat jumlah mahasiswa yang meminati hukum pidana cukup banyak, maka dengan kegiatan ini selain meningkatkan kapasitas pengetahuan penulisan mahasiswa, juga membantu para Dosen pembimbing untuk menyosialisasikan buku pedoman penulisan Skripsi yang disusun oleh pihak FH Unhas.”


Dalam kegiatan ini, yang menjadi pemateri adalah Prof. Dr. Peter Mahmud Marzuki, S.H., M.S., LL.M., Prof. Dr. H. M. Said Karim, S.H., M.H., M.Si., CLA. dan Dr. Kadarudin, S.H., M.H.

Prof. Peter Mahmud Marzuki selaku Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga menegaskan, “Materi metode penelitian harus diajarkan kepada mahasiswa secara komprehensif. Termasuk pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam penelitian, terkhusus metode penelitian normatif. Karena dalam penelitian hukum, harus memiliki sui generis  (ciri khas) tersendiri. Olehnya itu, yang dapat melakukan penelitian hukum haruslah ahli dibidang hukum itu sendiri.”

Prof. Said Karim selaku Guru Besar FH Unhas mengungkapkan, “Masih banyak mahasiswa yang dalam penulisan Skripsinya antara satu dengan yang lainnya berbeda format penulisan. Sehingga sangat diperlukan kegiatan yang mampu memberikan stimulus pemahaman mengenai sistematika dan teknis penulisan yang baik dan benar dengan menyesuaikan pada format baku yang disiapkan oleh fakultas.”


Dr. Kadarudin selaku Dosen sekaligus tim turnitin FH Unhas mengingatkan, “Menurut pengalaman saya, banyak ditemukan mahasiswa nakal ketika mengumpulkan tugas akhirnya untuk dicek turnitinnya. Misalnya, menyisipkan simbol atau hal-hal yang mengacaukan pendeteksian turnitin pada karya tulis tersebut. Bahkan ada yang melakukan screenshot lalu memasukkan ke dalam tugas akhirnya agar tidak terbaca oleh sistem. Hal seperti itu tidak boleh dilakukan karena tidak sesuai dengan etika penulisan yang baik.”

Kegiatan pelatihan dihadiri peserta kurang lebih 140 orang secara daring, dan 80 orang secara luring. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan dari peserta**(RM)

Comment