
MOJOKERTO – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri acara Sinau Emha Ainun Nadjib (Cak Nun/Mbah Nun) dan Kiai Kanjeng di Pondok Segoro Agung Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/12/2022).
Prabowo mengungkapkan bahwa antara dirinya dengan Cak Nun adalah sahabat sejak lama. Ketua Umum Gerindra ini juga merasa bersyukur dan bangga bisa hadir di tengah Rakyat Maiyah apalagi tempatnya di Trowulan. Sebuah tempat yang pernah menjadi ibu kota imperium Majapahit. Trowulan menurut Prabowo adalah pusat peradaban.
Pada acara Sinau Bareng Cak Nun itu, Prabowo Subianto memberi sambutan yang ditayangkan di YouTube Gerindra TV.
Dalam sambutannya, Prabowo memuji sosok Cak Nun sebagai seorang kiai, intelektual dan cendekiawan yang berpihak pada rakyat.
Menurut Prabowo, Cak Nun adalah sosok pemberani sehingga terkadang ceramahnya sering membuat penguasa terkejut.
“Ceramah-ceramahnya membuat saya terkejut-kejut. Cak Nun tidak berubah. Tetap seperti dulu. Begitulah beliau. Saya hormat dan kagum kepada Cak Nun. Alhamdulilah hari ini bisa bertemu,” kata Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Cak Nun menegaskan bahwa kehadiran Prabowo di acara Sinau Bareng tidak ada hubungannya sama pilpres, tidak ada hubungan dengan 2024.
“Kita hormati malam ini beliau datang ke sini. Apalagi dengan mengingat tonggak trowulan yang dulu pernah kita bikin tahun 2014 menjelang pilpres beliau akan menang tapi dimanipulasi,” ujar Cak Nun.
Mendengar perkataan Cak Nun, Prabowo langsung bereaksi melambaikan tangan tanda tak setuju.
“Gak ngaku, gak ngaku,” imbuh Cak Nun merespons lambaian tangan Prabowo.
“Saudara-saudara sekalian yang penting Indonesia rukun bersatu,” tegas Prabowo.
Seakan tak mau Cak Nun membahas soal pilpres, Prabowo langsung meminta Cak Nun untuk menyanyi bersama.
Cak Nun mengatakan, mereka menerima Prabowo malam hari ini tidak dengan kebenaran atau kebaikan tapi dengan kebijaksanaan.
“Kita menerima beliau malam ini dengan hati kerakyatan, hati kebangsaan, hati ibu pertiwi yang lama kita lupakan. Pak Prabowo perkara akan menjadi presiden apa tidak, perkara akan pilpres apa tidak, rakyat Maiyah yang mencintai sampeyan sebagaimana mencintai yang lain semua tanpa pilih kasih tanpa batas,” tutur Cak Nun.
Sebagai informasi pada kesempatan itu juga, Prabowo memberikan baju, jam tangan dan kopiah yang dia pakai kepada para jamaah. [ip]






















Comment