
JAKARTA – Wacana reshuffle kabinet yang mengemuka beberapa saat terakhir ini. Presiden Jokowi pun diberbagai kesempatan saat ditanya wartawan seperti membenarkan kemungkinan reshuffle tersebut.
Adapun reshuffle diketahui memang hak prerogatif Presiden. Berbagai kalangan menduga reshuffle kali ini dilakukan berdasarkan pertimbangan politik. Menteri dari Nasdem pun banyak yang memperkirakan akan tergeser, sebagai dampak pilihan politik Nasdem yang mendeklerasikan capres Anies.
Tanggapan NasDem
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menegaskan tidak ada alasan bagi partainya untuk menarik diri dari koalisi pendukung Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Hal itu dia sampaikan untuk menanggapi isu reshuffle kabinet yang kembali berhembus kencang dalam sepekan terakhir.
Ali menyatakan bahwa sejak awal komitmen partainya mengawal Jokowi-Ma’ruf hingga 2024. Menurut Ali, mereka tidak pernah melanggar komitmen tersebut.
“Kami akan berada di koalisi itu hingga 2024, itu komitmen. Jadi tidak ada alasan bagi NasDem untuk menarik diri dari koalisi itu,” kata Ali Minggu, (25/12/2022), dilansir dari Tempo.
Tanggapan Wapres
Sementara itu resuffle ditanggapi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dia menegaskan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Wapres mengaku ada konsultasi terkait reshuffle dengan Presiden Jokowi, namun wapres mengatakan tak akan membocorkannya.
“Jadi kalau soal konsultasi saya dengan presiden, itu tidak usah diceritakan kepada wartawan. Gitu ya,” kata wapres Ma’aruf usai peresmian enam Pusat Usaha Layanan Terpadu Koperasi dan UMKM, di Kabupaten Semarang, Selasa (27/12/2022).
Dua Nama yang Disorot Bakal Jadi Menteri
Ada dua nama saat ini yang mencuat dikalangan wartawan dan disebut sebut bakal jadi Menteri.
Yang pertama mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) yang sekarang resmi menjadi kader Perindo, digadang-gadang sebagai pengganti salah satu menteri dari NasDem yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Namun, Koordinator Juru Bicara DPP Partai Perindo, Heri Budianto, menegaskan belum menerima informasi TGB Zainul Majdi bakal ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri Pertanian.
“Sampai hari ini Partai Perindo belum tahu soal itu,” kata Heri ketika dihubungi, Senin (26/12/2022).
Yang kedua adalah Ketua DPC PDI-P Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Ia telah bertemu dengan Presiden Jokowi di Jakarta pada Senin (26/12/2022). FX Rudy menyebut pertemuan tersebut untuk bernostalgia.
Diketahui, Rudy dan Jokowi pernah sama-sama memimpin Kota Solo.
“Saya mampir jam 5 sore. Mampir kangen-kangenan tok rak enek cerita apapun (Enggak ada cerita apapun),” kata Rudy dihubungi, Selasa (27/12/2022).
Rudy juga mengatakan tidak ada pembicaraan mengenai reshuffle kabinet dalam pertemuannya dengan Presiden Jokowi.
Kapan Waktu Reshuffle?
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin pun memberi bocoran. Ia menyebut reshuffle kabinet Jokowi diperikirakan akan dilakukan pada awal tahun 2023.
“Tetapi kami sempat berkomunikasi juga dengan senior yang berada di dalam Istana, kita tunggu waktu, mudah- mudahan awal tahun ini, kalau tidak ada keliru,” katanya dalam program Kabar Petang TvOneNews, Minggu (25/12/2022). [ip]






















Comment