
MAKASSAR, dailymakassar.id – Dapil Makassar A DPRD Sulsel di Pemilu 2024 mendatang disebut-sebut sebagai dapil ‘neraka’ karena pertarungan memperebutkan kursi di dapil ini diperkirakan bakal sengit. Sejumlah tokoh publik yang memiliki basis suara besar muncul di dapil ini.
Diketahui, NasDem adalah pemenang di Dapil Makassar A pada Pemilu 2019 lalu.
Saat itu partai besutan Surya Paloh ini berhasil mengantar dua kadernya ke DPRD Sulsel dari Dapil Makassar A yakni Andi Rachmatika Dewi dan Andre Prasetyo Tanta.
Pemilu 2024 jadi ujian NasDem mengulang dominasinya di Makassar A. Namun, Partai Gerindra bakal menjadi salah satu penantang terkuat Partai NasDem di dapil ini.
Partai Gerindra Sulawesi Selatan memang tengah membidik kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.
Gerindra telah mendaftarkan para bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Sulsel pada Mei lalu.
Deretan nama-nama bacaleg Gerindra untuk Makassar A antara lain Edward Wijaya, caleg petahana. Kemudian ada nama Sukriansyah S Latief (Komisaris Pelindo IV).
Sukriansyah adalah sahabat dekat mantan Menteri Pertanian Andi Aman Sulaiman.
Kedua, ada nama Andi Inas Utami Muchtar putri Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.
Ketiga, Andi Tien Fatmawati Aras adik kandung Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras.
Keempat, Andi Parenrengi, Bruno S Rantetana, Muh Burhanuddin, dan Fadel Muhammad Taufan Ansar (Ketua Hipmi Makassar).
Salah satu bacaleg, Muh Burhanuddin mengaku terpanggil untuk menjadi wakil rakyat.
Berani maju di dapil ‘Neraka’ menjadi tantangan baginya, politisi berlatar pengacara itu mengaku punya investasi sosial yang dilakukan sejauh ini.
“Memang dapil Makassar A ini sulsel 1 ini dapil neraka juga karena banyak incumbent dan nama besar, tapi alhamdulillah selama pergerakan saya kemudian ada investasi sosial yang jauh hari saya lakukan,” ucapnya Minggu (27/8/2023) malam.
“Itu berdasarkan survei yang dilakukan serta sosialisasi yang dilakukan, saya sudah sejajar dengan mereka dan hasil survei partai Gerindra masuk dua kursi lebih, dan nama saya juga ter-cover dalam survey itu,” sambungnya.
Sesuai pesan Ketua Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras kata dia, semua kader harus bekerja solid dan fair.
Tujuan utama adalah menggarap suara sebanyak-banyaknya dan memenangkan Gerindra di Sulsel.
Ia sendiri percaya diri bisa mendulang suara 30-35 ribu pada Pilcaleg 2024 mendatang.
“Target saya 30-35 ribu suara dan ikut kalau berhasil bisa memenuhi unsur pimpinan. Ketua (AIA) memberi amanah untuk bekerja maksimal jangan setengah setengah. Sulsel, Gerindra harus menang,” tegasnya.
Diketahui, Dapil Makassar A meliputi 10 kecamatan, yakni Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Tamalete dan Rapocini.
Ketua Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras menarget minimal 17 kursi untuk menduduki kursi ketua DPRD.
Dengan kerja tim, ia yakin Gerindra Sulsel tampil sebagai pemenang di Sulsel.
“Strategi kami itu menyusun daftar caleg DPRD provinsi dan caleg DPR RI, semua orang mempuni dan kompeten, dengan sistem terbuka maka seluruh caleg akan bekerja maksimal, berbeda kalau sistem tertutup hanya caleg nomor urut 1 sampai 3 saja yang bekerja,” kata Andi Iwan Aras kepada wartawan. (rj)






















Comment