
MAKASSAR, dailymakassar.id – Para Jajaran Staf khusus (stafsus) di era Andi Sudirman Sulaiman (ASS) kini telah berganti. Hal tersebut diungkap Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan Aswad.
Sebagai informasi, masa tugas stafsus tersebut sudah berakhir seiring turunnya Andi Sudirman Sulaiman.
“Stafsus yang dulu kan melekat pada Gubernur dulu (Andi Sudirman Sulaiman),” kata Setiawan Aswad usai Launching Aplikasi Inzting di Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (3/10/2023) malam
“Jadi sifatnya sangat khusus. Dan kami hentikan itu yang kemarin,” sambungnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Bahtiar disebutnya juga punya staf tersendiri. Mereka sifatnya melakukan pendampingan pada Pj Gubernur Sulsel dalam menyukseskan program prioritas
“Karena ada Staf Khusus yang sifatnya pendampingan, mendampingi pak Pj Gubernur,” lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan memastikan tugas TGUPP masih aktif hingga akhir Desember 2023.
“TGUPP itu kan sementara sampai Desember 2023. Kita tetap mempertahankan di situ (perubahan), karena banyak aktivitas memang yang mungkin nanti pak Gub minta input dari TGUPP,” jelas Setiawan Aswad.
TGUPP menurutnya masih bisa digunakan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar dalam memberikan pertimbangan soal pembangunan di Sulsel.
Terkait honor TGUPP, Setiawan Aswad mengaku sudah dialokasikan pada APBD Perubahan.
“Sekitar Rp 200 juta (anggaran TGUPP pada APBD-P),” jelas Setiawan.
Honor TGUPP dihitung setiap ikut terlibat dalam sebuah kegiatan.
“Itu kan biaya per kegiatan, bukan bulanan,” lanjutnya.
Sementara itu, struktur TGUPP masih sama sejak pertama kali dibentuk. Dia memastikan belum ada pengubahan di struktur TGUPP. (aan)






















Comment