
JAKARTA — Wisatawan asal Brasil, Adriano Assis sangat kecewa bahkan marah kepada petugas bandara karena dirinya ketinggalan pesawat.
Setelah mengetahui pesawat yang awalnya akan dipakai itu mengalami kecelakaan dan menewaskan seluruh penumpang beserta awaknya, dirinya pun merasa bersyukur karena selamat.
Adriano Assis merupakan warga Rio de Janeiro yang menjadi salah satu penumpang pada maskapai Voepass Brasil. Dia rencananya berangkat dari Cascavel ke Guarulhos yang menempuh perjalanan selama dua jam.
Saat diwawancarai media lokal Brasil, TV Globo, Assis bercerita tiba di bandara pukul 09.40 waktu setempat.
“Saya tiba di bandara pada pukul 09.40, pintu gerbang sudah ditutup, pesawat sudah berangkat. Saya bekerja di Rumah Sakit Regional Toledo. Ketika saya tiba, saya menunggu untuk melihat apakah mereka sudah buka, biasanya selalu ada orang di konter, tetapi saat itu tidak ada,” bebernya.
Kemudian dia menunggu di lantai atas sembari minum kopi. Tidak ada sama sekali pengumuman tentang penerbangan. Setelah selesai bersantai, dia turun waktu sudah menunjukkan pukul 10.41 dan sudah ada antrean panjang terlihat di konter.
“Petugas bandara berkata bahwa saya tidak akan naik ke pesawat karena sudah terlambat. Tentu saja saya tidak terima dan terjadi perdebatan dan seterusnya,” imbuhnya.





















