Penjualan Obat Daftar G Bebas Terjual Tanpa Resep Dokter, Aparat Diminta Jangan Tinggal Diam

Ia juga menambahkan kalau pemilik toko obat daftar G itu bernama Burhan. Biasanya dia hanya mengawasi saja. ” Karena Burhan menurut sudah dikenal dengan sebagian polisi”, lanjutnya.

“Bukan Burhan langsung yang menjual pak. Karena, Burhan sudah di kenal dengan anggota kepolisian dan dia mengawasi saja anggotanya menjual di sekitar Jalan Veteran lorong 2, dekat dari rumah pribadinya. Sudah beberapa tahun dia menjual obat itu. Selain menjual dia juga salah satu pemasok terbesar di Kota Makassar “bebernya.

“Sangat disayangkan aparat penegak hukum hanya diam-diam saja atas kondisi tersebut, padahal dampak yang di timbulkan dari penggunaan obat-obatan ini sangat besar resikonya dan rata-rata korbannya adalah anak remaja,” ucap dia.

Obat-obatan Daftar G yang memiliki efek serupa bahkan bisa lebih dahsyat dari Narkoba ini berpotensi menjadi narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances) yang dimanfaatkan sindikat untuk berlindung dari jeratan hukum narkotika.

Saat dikonfimasi Burhan mengatakan dirinya sudah tidak menjual lagi.

“Dulu ji memang saya menjual tapi sembunyi sembunyi karna takut nanti ketahuan dengan polisi dan resikonya besar, jadi sekarang anggotaku ji yang masih menjual,”ujar Burhan. (*)

Laporan: Hendra

Comment