Trump: Indonesia Jadi Pertimbangan Relokasi Penduduk Gaza

Sementara mengelola fase saat ini dari kesepakatan dan merundingkan yang berikutnya, tim Trump juga berusaha menemukan solusi jangka panjang.

“Jika kita tidak membantu warga Gaza, jika kita tidak membuat hidup mereka lebih baik, jika kita tidak memberi mereka harapan, akan ada pemberontakan,” tuturnya.

Pertanyaan tentang bagaimana membangun kembali Gaza dan di mana sekitar 2 juta warga Palestina dapat dipindahkan sementara juga masih menjadi perdebatan. Indonesia, misalnya, sedang dibahas sebagai salah satu lokasi di mana beberapa dari mereka bisa pergi, kata pejabat transisi itu.

Namun, ide relokasi sangat kontroversial di kalangan warga Palestina dan Arab lainnya, karena banyak yang percaya bahwa relokasi akan menjadi langkah pertama dalam memaksa mereka meninggalkan tanah mereka oleh Israel.

Masalah memasukkan bantuan ke Gaza yang diperlukan dalam fase pertama kesepakatan gencatan senjata tetap menjadi tantangan. Israel khawatir bahwa Hamas akan mengambil sebagian dari bantuan yang masuk ke Gaza, sementara krisis kemanusiaan di sana semakin memburuk dengan kelaparan dan penyakit yang merajalela.

Adapun Witkoff, seorang pengembang real estat yang telah lama mengenal Trump, memasuki negosiasi untuk kesepakatan dengan mandat tunggal dari Trump: Membawa pulang para sandera, dan jika tidak, kembali dan jelaskan mengapa. Jendela untuk mencapai kesepakatan lebih sempit dari sebelumnya, dengan Trump menetapkan tenggat waktu hingga 20 Januari, ketika dia akan dilantik menjadi presiden.

Comment