“Mewakili panitia pelaksana saya menyampaikan terima kasih kepada sahabat-sahabat senior serta anggota dan kader yang telah membersamai dalam melaksanakan kegiatan ini, melihat kondisi dan situasi dewasa ini, perlu saya sampaikan bahwa yang paling sulit dari kaderisasi adalah bukan tentang bagaimana kemudian kita membentuk sikap kepemimpinan pada kader, tetapi menanamkan rasa cinta yang paling dalam terhadap organisasi” ungkapnya
Ia melanjutkan bahwa jika menanamkan cinta maka tanggung jawab dalam menjalankan organisaisi bukan lagi beban tetapi panggilan jiwa
“Sebab, kepemimpinan bisa kita pelajari melalui teori dan praktik. Tetapi, cinta hanya bisa tumbuh melalui pemahaman, kebersamaan dan kesadaran akan nilai-nilai organisasi yang kita perjuangkan. Ketika cinta itu sudah tumbuh, maka tanggung jawab bukan lagi beban, melainkan panggilan jiwa”terangnya
Ketua PC PMII Kota Makassar, Ma’ruf Pangewa, menyampaikan dalam sambutannya bahwa muru’ah PMII Kota Makassar harus tetap terjaga dalam hal kaderisasi dan eksistensi. PMII Kota Makassar juga merupakan episentrum gerakan dan hagasan di Indonesia Timur
“Kegiatan ini di inisiasi oleh Bidang Kaderisasi Cabang Kota Makassar dan patut kita apresiasi. Karena PMII Kota Makassar harus tetap mengedepankan Kaderisasi serta Eksistensi dalam mencapai tujuan organisasi. Anggota dan kader bukan hanya membutuhkan wacana, namun juga butuh ruang-ruang untuk mengasah soft skill dan memperluas cakrawala pengetahuannya. Semoga ini tidak berhenti disini saja, tapi menjadi kegiatan yang sifatnya berkelanjutan” tegasnya.
Kegiatan Sekolah Pergerakan yang akan belangsung selama 4 hari di buka secara resmi oleh Ahmad Ahsanul Fadhil, S.I.P sebagai Majelis Pembina Cabang PMII Kota Makassar dan dihadiri oleh Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Kota Makassar lainnya, mantan ketua PC PMII Kota Makassar serta Kader Rayon dan Komisariat se-Kota Makassar.






















Comment