Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Huffadh, Al-ustadz Sa’ad Said, memberikan pesan mendalam tentang makna sejati dari menghafal Alquran.
“Banggalah, bukan karena hafal 30 juz. Tapi karena hafalan itu membentuk akhlak, membimbing langkah, dan menjauhkan kita dari maksiat,” pesannya yang menggugah.
Dukungan juga datang dari jajaran pemerintah. Wakil Wali Kota Makassar, Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini karena mendorong lahirnya generasi unggul berbasis nilai-nilai Alquran.
“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini. MHQ adalah bagian dari membangun peradaban, bukan hanya prestasi individual,” ucapnya.
Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama dan pemutaran video dokumenter perjalanan dakwah Darul Huffadh. Para hadirin larut dalam suasana khidmat dan penuh harap, bahwa dari ajang ini akan lahir generasi Qurani yang mampu menerangi negeri.
Lomba Musabaqoh Hifdzil Quran berlangsung sampai Sabtu, 19 juli 2025 dengan kategori 5, 10, 20 dan 30 juz. Hari Ahad, 20 Juli 2025 akan ada seminar motivasi yang menghadirkan 2 pemateri besar. Dan acara ini ditutup dengan pengumuman juara serta agenda closing ceremonial**(HD)






















Comment