Selain mendengarkan keluh kesah, ia juga memberikan motivasi dan pesan spiritual agar para tahanan tetap sabar, mengingat Allah SWT, dan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran hidup.
Kegiatan serupa rutin dilakukan setiap usai salat Jumat. Iptu Firman memastikan tidak ada tahanan yang sakit atau stres, serta terus menanamkan semangat untuk memperbaiki diri.
“Ambil hikmah dari setiap kejadian, jadikan pelajaran agar menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Inisiatif sederhana ini menjadi pengingat bahwa sisi kemanusiaan seharusnya tetap hadir di setiap aspek penegakan hukum. Di balik jeruji besi, harapan untuk berubah dan memperbaiki diri selalu ada**(hd)






















Comment