Rakorcab GP Ansor Makassar: Konsolidasi Organisasi Hingga Kemandirian Ekonomi

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Selatan, Rusdi Idrus, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kolaborasi antarkader agar gerakan organisasi tetap solid dan berdaya.

“Gerakan kita akan kuat jika kita bersatu. Kader Ansor harus menjadi contoh dalam menjaga ukhuwah dan kebersamaan. Dari solidaritas inilah lahir kekuatan besar untuk melanjutkan roda organisasi,” tegas Rusdi.

Setelah resmi dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan seminar Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) yang dibawakan oleh Ketua BUMA Sulawesi Selatan, Irfandy Sudirman. Seminar ini membahas strategi penguatan ekonomi kader melalui unit-unit usaha produktif berbasis kolaborasi dan potensi lokal.

Irfandy menekankan pentingnya sinergi antara kepemimpinan di setiap tingkatan Ansor untuk menggerakkan sektor ekonomi kader.

“BUMA hadir bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai wadah kemandirian kader. Kita ingin Ansor tidak hanya kuat dalam gerakan sosial dan keagamaan, tetapi juga tangguh dalam membangun ekonomi umat,” jelasnya.

Melalui Rakorcab ini, GP Ansor Makassar berkomitmen untuk terus mencetak kader yang tidak hanya militan dalam gerakan sosial dan keagamaan, tetapi juga mandiri secara ekonomi serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh kader GP Ansor Kota Makassar berziarah ke makam Almarhum H. Tonang, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan periode 2012-2017**(tbr)

Comment