
LUWU UTARA – Bupati Luwu Utara periode 2010-2015, Arifin Junaedi terpilih secara aklamasi sebagai ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Kabupaten Luwu Utara. Ia terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Sulsel, Jumat (11/11/2022).
Tapi sebelumnya, Bahtiar Manadjeng SP juga terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Kabupaten Luwu Utara periode 2022-2026. Ia terpilih pada Musyawarh Daerah (Musda) I yang digelar di Kampus Unanda Kota Palopo, Sabtu, 20 Agustus 2022.
Artinya ada dua kubu beserta Ketuanya masing masing yakni Kubu musda Luwu Utara dan Kubu Musda Palopo.
Sehari sebelum musda yang digelar musda Luwu Utara, Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Teppo mengatakan, musda yang akan digelar merupakan hasil rekomendasi temu alumni di Aula Hotel Bukit Indah, Masamba, tanggal 3 Oktober 2022 lalu.
“Temu alumni dihadiri 200 lebih alumni Unhas yang berdomisili di Luwu Utara,” kata Ahmad, Kamis (10/11/2022),dilansir dari tribun timur.
Ahmad menjelaskan, musda ini digelar secara transparan, integritas, dan partisipatif.
Sebelum memutuskan musda, panitia juga telah melakukan audensi dengan Pengurus Pusat (PP) IKA Unhas dan Pengurus Wilayah (PW) IKA Unhas Sulsel.
Ahmad juga menyinggung Musda IKA Unhas yang digelar di Palopo Agustus lalu.
Menurut dia, musda tersebut hanya diikuti segelintir orang.
“Itu musda digelar saat PW belum terbentuk, musda itu terkesan terburu-buru. Apalagi dibuat di Palopo, padahal di Luwu Utara tidak terjadi apa-apa, tidak ada force majeure. Ini masalah etika moral,” paparnya.
Belum lagi Ketua IKA terpilih pada waktu itu tidak berdomisili di Luwu Utara
“Musda digelar di luar wilayah Luwu Utara, mendudukkan ketua tidak berdomisili di Luwu Utara. Ini masalah etika dengan teman-teman mayoritas,” paparnya.
Sementara itu, Koordinator Steering Committee (SC) Musda IKA Unhas Luwu Utara, Rusydi Rasyid mengatakan, musda ini hadir sebagai respon atas arogansi segelintir alumni Unhas.
“Bayangkan mereka musda secara diam-diam di Palopo yang dihadiri hanya 17 orang yang sebagian berdomisili di Palopo tanpa sedikitpun “mappatabe” dengan alumni Unhas yang ada di Luwu Utara dengan jumlah kurang lebih 200 orang,” katanya.
“Diantaranya Bapak Arifin Junaidi (mantan bupati), Ibu Indah (bupati), Suaib Mansur (wakil bupati) dan puluhan pejabat struktural dan tokoh-tokoh non struktural di Luwu Utara alumni Unhas,”jelasnya.
“Tiba-tiba seseorang bernama Bahtiar Manajeng yang tidak berdomisili di Luwu Utara menjadi Ketua IKA Unhas Luwu Utara. Yang bereaksi sebenarnya adek-adek alumni yang masih muda-muda karena mereka merasa Bahtiar Manajeng dkk tidak menghargai para sesepuh dan tokoh-tokoh alumni yang ada di Luwu Urara yang masih memegang teguh prinsip-prinsip demokrasi, sipakatau, dan sipakalebbi,” pungkas Rusydi. [ip]






















Comment