
Dailymakassar.id – Makassar. Memperingati hari kesaktian Pancasila aktivis gerakan Kitra Makassar menggelar aksi menuntut kenaikan 50 juta gaji TNI POLRI, kegiatan digelar di flyover jalan urip sumoharjo Makassar, kamis, 30/09/2024
Dalam orasinya, Hasmin Sulaiman menuturkan, momentum hari yang bersejarah ini, memperingati hari kesaktian Pancasila. Kitra ingin menegaskan kembali pedoman dasar bagi penyelenggara Negara, termaktub jelas di dalam pancasila mesti dijadikan standar semua kebijakan.
Menurutnya, kebijakan dan politik ekonomi pemerintah harus berlandaskan nilai ketuhanan, prinsip kemanusiaan dan keadilan serta kebijaksanaan sesuai nilai social budaya bangsa Indonesia,
Dalam prakteknya, kebijakan ekonomi pemerintah kita justru bercorak liberal atau individualistic, fakta ini terjadi dalam kebijakan penggajian TNI POLRI, dimana kebijakan gaji hanya berasumsi kebutuhan pribadi dan basisnya makan minum atau sistem vegetatif.
“pendapatan keluarga TNI POLRI sangat jauh dari ciri negara pancasila, inilah yang kitra maksudkan kebijakan pemerintah merongrong pancasila” Ungkap Hasmin
Gerakan Kitra, menurut hasmin, peran dan posisi TNI-POLRI harusnya mendapat perhatian penuh bukannya diabaikan oleh pemerintah. Kehidupan keluarga TNI-POLRI tidak mendapatkan keadilan dan kesejahteraan.
“sementara tugas-tugas TNI POLRI merupakan urat nadinya NKRI, mereka yang terdepan menegakkan Pancasila” Tutur Hasmin.
Aksi berkelanjutan kitra, lanjut hasmin untuk memastikan pemerintah bertindak sesuai pancasila, pemerintah ber kewajiban untuk memprioritaskan TNI POLRI, sebab berefek keamanan dan pertahanan.
“bila pemerintah gagal menegakkan keadilan bagi sejuta keluarga TNI POLRI, bagaimana mungkin pemerintah bisa adil bagi seluruh rakyat Indonesia, harusnya keadilan sebagai salah satu nilai pancasila harus dimulai dari kelompok strategis karena menyangkut institusi keamanan dan pertahanan negara” papar hasmin sulaiman alumni fakultas hukum UMI
Yang terjadi, tambah hasmin, pemerintah selalu berlindung atas nama kelompok mayoritas untuk menindas keluarga TNI POLRI, pemerintah justru sedang menerapkan politik adu domba, dimana pemiskinan dan ketidakadilan yang menimpa TNI POLRI mengatasnamakan demi kepentingan rakyat banyak, ulas hasmin
Sayangnya, rakyat banyak sebagai alasan yang dimaksud pemerintah juga gagal tersentuh oleh keadilan dan kesejahteraan, tandasnya.
“Untuk itu, gerakan Kitra Makassar, melalui hari kesaktian pancasila, akan terus mendesak kenaikan 50 juta gaji TNI POLRI sebagai bukti pemerintah memprioritaskan keadilan bagi TNI POLRI sehingga keluarganya merasakan saktinya pancasila, dan mengakhiri pahitnya menjadi keluarga TNI POLRI”, pungkasnya. (rls)






















Comment