Para Murid mengintegrasikan sensor ultrasonik pada robot untuk mendeteksi objek di depannya dan secara otomatis menghindari penghalang. Dengan begitu, robot tersebut dapat bergerak tanpa menabrak benda-benda yang ada di sekitarnya. Sederhana namun canggih, itulah kesan yang diberikan oleh proyek ini.
Proyek robot ini menjadi viral di kalangan pelajar dan penggemar teknologi. Berita tentang robot ini tersebar di berbagai platform media sosial, menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimiliki generasi muda Indonesia di bidang teknologi. Tidak hanya melatih keterampilan praktis, proyek ini juga membuktikan bahwa inovasi dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk Murid sekolah menengah dengan alat dan bahan yang sederhana.
SMPIT Darul Fikri Makassar kembali membuktikan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan akademik, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan Murid di bidang teknologi dan kreativitas. (faw/dailymakassar)






















Comment