DPD KNPI Makassar Gelar Talkshow Pemuda Lintas Agama Bertajuk ‘Ramadan Merajut Toleransi dan Memperkuat Persatuan’

Di kesempatan yang sama, Sekretaris GAMKI kota Makassar, Apt. Eltuin mengatakan, jalan untuk memperat serta memperkuat toleransi antarumat beragama ialah dengan lebih sering melakukan dialog.

“Dengan adanya dialog atau semacamnya, kita bisa mengetahui apa yang sedang dirasakan oleh pemeluk agama lain,” ucapnya.

Ketua PERADAH kota Makassar, Indra Dwiantara, dalam kesempatanmya menjelaskan bahwa momentum ramadan merupakan milik bersama semua umat, termasuk Hindu.

“Momentum ramadan merupakan milik bersama yang juga dirasakan oleh semua umat beragama, termasuk Hindu yang juga merasakan keberkahannya,” katanya.

Ketua IPTI Makassar, Erika Tansil, mengungkapkan bahwa, tumbuh dan besar di kota Makassar dengan berbeda kultur sangat memberikan kesan positif terhadap pribadi, utamanya lingkungan.

“Dengan perbedaan yang ada tidak mengurangi adanya kebersamaan. Karena saling merangkul satu sama lain, meski berbeda agama dan jika Makassar dikatakan sebagai kota intoleran, saya rasa kurang tepat. Mengadakan charity dengan berbagai pemeluk agama juga merupakan sarana dari toleransi antarumat beragama,” bebernya.

Ketua GP Ansor Makassar, Muhammad Rizal Burahmat menjelaskan dengan mengutip ayat pada surah Al Hujurat ayat 13: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu saling kenal-mengenal”.

“Aayat ini menegaskan bahwa perbedaan merupakan sebuah keniscayaan dan pasti akan terjadi. Bukan berarti dengan adanya perbedaan lantas kita bercerai berai. Perbedaan ada untuk kita saling mengenal satu sama lain,” tutupnya**(Takbir)

Comment