“Makassar adalah kota yang toleran, tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau warna kulit,” ujarnya.
Appi, sapaan akrab Wali Kota Makassar juga mengapresiasi umat Katolik yang telah menghadirkan bangunan bersejarah sebagai ruang spiritual sekaligus sosial.
Appi menutup sambutannya dengan candaan khas Makassar.
“Di kota ini hanya ada dua larangan. Dilarang diet karena makanannya enak, dan dilarang pulang cepat sebelum menikmati sunset di Pantai Losari,” tutupnya**(rm)






















Comment