“Secara umum, capaian 2025 menunjukkan SMSI Sulsel berada di jalur yang tepat dalam memperkuat peran sebagai penjaga integritas media digital,” ujar Anwar.
Selain evaluasi, rapat juga membahas agenda strategis tahun 2026. Di antaranya rencana perekrutan anggota baru dengan penekanan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penjagaan marwah organisasi, baik secara internal maupun eksternal.
SMSI Sulsel juga mempersiapkan keikutsertaan dalam peringatan Hari Pers Nasional pada Februari 2026, serta sejumlah agenda kolaboratif seperti Muharram Fun Run dan Indonesia Hajj–Umrah Forum and Expo yang direncanakan berlangsung di Claro Hotel pada pertengahan 2026.
Menghadapi 2026, SMSI Sulsel menegaskan pentingnya perubahan orientasi dalam praktik media siber. Keberhasilan media tidak lagi diukur semata dari kecepatan dan kuantitas produksi berita, tetapi juga dari dampaknya terhadap kebijakan publik, tingkat kepercayaan pembaca, serta keamanan ekosistem digital.
Sebagai salah satu konstituen Dewan Pers, SMSI menegaskan komitmen untuk tetap menjunjung nilai-nilai jurnalistik yang kritis, bertanggung jawab, dan inklusif.
Media siber diharapkan tidak terjebak pada keramaian semu, melainkan mampu menghadirkan informasi yang berimbang, terverifikasi, dan berpihak pada kepentingan publik.
“Ke depan, tantangan utama media bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana menjaga nurani dan kepercayaan publik,” pungkas Anwar.
Dengan semangat baru memasuki 2026, SMSI Sulsel optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem media siber yang sehat, berdaya saing, dan bermartabat di Sulawesi Selatan**(dp/rm)






















Comment