Ini Protes Danny Pomanto Soal Pemadaman Listrik di Makassar

Danny Pomanto

MAKASSAR, dailymakassar.id – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto buka suara terkait pemadaman bergilir oleh PLN (Persero) Sulserabar di Makassar akhir-akhir ini.

Menurut nya pemadaman ini sangat memicu kemarahan masyarakat karena aktivitas mereka terganggu.

Dia mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait pemadaman listrik Makassar tersebut.

Alasan yang disampaikan oleh PLN pun dianggap belum transparan.

Danny kemudian mempertanyakan alasan PLN jika pemadaman hanya dalam rangka pemeliharaan Infraskturkur kelistrikan.

“Saya mohon PLN transparan. Bilang (alasan) pemeliharaan, terus pemeliharaan lama sekali,” ujar Danny, Minggu (10/9).

Danny Pomanto menambahkan kota-kota seperti Makassar harusnya sudah tidak ada pemadaman lagi.

Ia pun menyebut, pemadaman listrik ini bagaikan mengajak masyarakat kembali ke jaman dulu.

“Ini seperti jaman-jaman dulu. Dan aneh juga kalau terlambat (bayar) cepat sekali diblokir. Kalau begini, tidak berani berhadapan di masyarakat,” tukasnya.

Menurut Danny Pomanto pemadaman ini tidak relevan dengan gaung PLN tentang surplus listrik.

“Katanya PLN surplus, ada tenaga Bayu, ada dari Bakaru, dari Poso, terus kenapa? Saya belum bisa terima alasan itu. Apalagi ini tiga-tiga jam, itu kan sangat membuat kota ini terganggu,” protesnya.

“Katanya ada tenaga bayu, tenaga di Jeneponto ada dua. Katanya cadangan. Kita ini surplus berapa  ratus megawatt. Manami surplusnya. Kenapa tidak dipakai surplusnya,” sambungnya.

Selain itu, pemadam juga juga bisa memicu terganggunya harga-harga barang yang mempengaruhi inflasi di Kota Makassar.

“Ini bisa memicu terganggu harga-harga barang. Kita sudah kekeringan, atur baik-baik supaya tidak inflasi. Sebentar kalau terganggu suplai, terganggu produksi,” tutupnya. (rj)

Comment