Legislator Jateng Sebut Ganjar Tak Konsisten dengan Omongannya

Ganjar Pranowo (foto: dok. SC)

SOLO – Pada setiap kesempatan terkait dirinya menjadi kandidat 3 besar capres 2024, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, selalu menekankan fokus mengurusi Jawa Tengah (Jateng).

Hal ini pun dikritisi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng, Benny Karnadi. Pasalnya, Ganjar disebut tak konsisten dengan omongannya yang katanya ingin fokus membangun wilayah.

“Iya saya interupsi. Mengingatkan, agar pimpinan (DPRD Jateng) menegur Gubernur. Sering mewakilkan saat rapat paripurna,” kata Benny saat interupsi di rapat paripurna DPRD Jateng, sebagaimana video yang kini ramai beredar di media sosial, Rabu (2/11/2022). (Diazepam)

Anggota Fraksi Partai Kesatuan Banga (PKB) itu juga mengungkapkan, sering absennya Gubernur Jateng tiap rapat Paripurna disebut menjadi dasar interupsi tersebut. Terbukti, pada Senin, 31 Oktober 2022 kemarin Ganjar tetap tak hadir dalam rapat Paripurna dan malah diwakilkan Sekertaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno.

“Beliau (Ganjar) seringkali tak ikut rapat Paripurna dan justru sering diwakilkan Wakilnya (Taj Yasin Maemoen) atau Sekda Jateng,” ungkapnya.

“Tapi faktanya sampai hari ini, bahkan hajat hidup pemerintah Jateng dan rakyatnya melalui RKPD (Rancangan Kerja Pembangunan Daerah) 2023 masih belum ditandatangani,” sambungnya.

Ketidakhadiran Ganjar di rapat paripurna itu pun disebut membuat sejumlah agenda tertunda. Sebab, RKPD tahun 2023 belum diteken oleh Ganjar. Hal itu memiliki konsekuensi pembahasan APBD 2023 terancam molor.

“RKPD 2023 belum diteken. Konsekuensi pembahasan APBD 2023 terancam molor,” jelasnya. [ip]

Comment