Connie juga mengkritik langkah KPK yang menetapkan Hasto sebagai tersangka pada malam Natal, menilai hal ini sebagai bagian dari strategi sistematis untuk menekan PDIP.
“Saya menganggap memang KPK sudah bekerja keras, jadi betul-betul menggenjot, mau malam natal, malam tahun baru, IdulFitri,” cetusnya.
Ia menyinggung sejumlah kasus besar lain, termasuk dugaan pencucian uang dan korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh tertentu, yang menurutnya belum diusut tuntas.
“Kalau memang mas Hasto ditersangkakan pada malam natal, saya sih cuma berharap satu aja, banyak kasus besar kakak beradik itu anaknya si itu, katanya pencucian uang, itu kan ada KPK tahun 2021 atau 2022,” Connie menuturkan.
Terus apa lagi? Pak Airlangga? Terus Moeis, suami Sandra Dewi, mengulik kemarahan masyarakat karena banyak banget dikorupsi, Rp300 triliun tapi cuma 6,5 tahun dipenjara,” tambahnya.
Connie mengaku telah menerima peringatan sebelumnya bahwa Hasto berpotensi menjadi target KPK jika bersikap terlalu keras.
Dia menyatakan bahwa dokumen yang diamankan di Rusia dapat menjadi bukti penting di masa depan.
Bisa saja itu jadi bom waktu, kita lihat aja. Sebagai sahabat saya hanya membantu masyarakat Hasto sesuai yang saya mampu,” terangnya.
Connie menyatakan bahwa dirinya hanya berusaha membantu masyarakat memahami kasus Hasto dan tidak terima jika ada yang menilai langkah ini sebagai bentuk fitnah.
“Nah cuma kita tunggu nih, mungkin tahun baru ini akan masuk jugalah kakak beradik itu ke KPK, mungkin juga Airlangga, kita tidak tahu,” tandasnya. (*)






















Comment