Di mata dunia barat, keputusan itu keras. Tapi di mata bangsa sendiri, itu adalah keberanian moral.
Menteri Olahraga, Maladi, menuding IOC menerapkan standar ganda. Inggris pernah menolak Jepang dan Jerman. Amerika juga menolak Jerman Timur.
Maka, Presiden Soekarno menegakkan kepala. Indonesia keluar dari IOC dan membuat Olimpiade tandingan yang tidak kalah besar.
Namanya Games of the New Emerging Forces (Ganefo). Pesta olahraga bagi negara-negara yang baru merdeka melawan imprealisme.
Tepat pada tanggal 10-22 November 1963, Indonesia menggelar Olimpiade tandingan GANEFO di Jakarta.
Sebanyak 10 negara dari Asia, Afrika, hingga Eropa berpartisipasi dalam ajang tersebut.
GANEFO menghentak dunia dan memberi pesan, sebagai bahasa perlawanan Indonesia terhadap dominasi Barat dalam dunia olahraga dan politik global**(Redaksi)






















Comment