Saat Raket dan Bola Menyatukan Alumni di Turnamen Padel Nexgen Clash IKAFE Unhas 2026



Menurut pria yang akrab disapa Kohen itu, dukungan para sponsor bukan hanya membantu dari sisi pendanaan dan teknis, juga menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi masih tumbuh kuat di lingkungan alumni.

“Dukungan para sponsor patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan berikutnya,” katanya.

Lebih jauh, Kohen menjelaskan tujuan utama turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang di lapangan. Yang lebih penting adalah membangun ruang perjumpaan yang dapat mempererat hubungan antaralumni, khususnya yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.

Di tengah meningkatnya popularitas olahraga padel, terutama di kalangan milenial dan Gen Z, IKAFE melihat olahraga ini sebagai sarana yang efektif untuk menghubungkan berbagai generasi alumni dalam suasana yang santai dan penuh semangat.

Ketua Panitia Pelaksana, Kun Agung Sumarmo melaporkan, turnamen tahun ini diikuti sekitar 20 pasangan pada kategori ganda putra dan 10 pasangan pada kategori ganda putri.

Kegiatan tersebut berawal dari kebiasaan sejumlah alumni yang rutin bermain padel bersama setiap akhir pekan. Dari aktivitas sederhana itu lahir gagasan untuk menghadirkan sebuah turnamen yang lebih besar dan dapat melibatkan lebih banyak peserta.

“Acara ini digagas oleh alumni yang berdomisili di Jabodetabek dan aktif berolahraga padel. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan profesional, kami juga menggandeng event management padel yang berpengalaman,” jelasnya.

Selain hadiah uang tunai, panitia juga menyiapkan medali bagi para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas sportivitas dan prestasi yang ditunjukkan selama pertandingan.

Nilai terbesar dari kegiatan ini bukanlah hadiah yang diperebutkan. Yang paling berharga adalah kesempatan untuk bertemu, bercengkerama, memperluas jejaring, dan menjaga rasa memiliki terhadap almamater yang sama.

Turnamen Padel IKAFE 2026 menunjukkan bahwa organisasi alumni tidak harus selalu hadir dalam forum formal atau ruang rapat.

Terkadang, kebersamaan justru tumbuh lebih kuat ketika dibangun melalui keringat, tawa, dan semangat bertanding di lapangan.

Ya, raket dan bola hanyalah alat. Tujuan sesungguhnya adalah menjaga agar tali silaturahmi tetap terhubung, dari satu generasi alumni ke generasi berikutnya** (RM)

Comment