
“Kita telah memasuki tradisi dan zaman yang berbeda, di mana skill dan pemahaman atas teknologi merupakan hal yang utama. Sehingga mahasiswa dituntut agar selalu meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya soal pengetahuan akademis. Maka Unhas senantiasa berusaha memberikan fasilitas kepada mahasiswa untuk membentuk insan yang kreatif melalui pelatihan dan kegiatan penunjang lainnya”
Dailymakassar.id – MAKASSAR. Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menggelar Workshop Kemahasiswaan pada Sabtu kemarin (28/5) bertempat di Aula Prof. Dr. Baharuddin Lopa. Acara ini berlangsung pada pukul 10.00 WITA.
Workshop dibuka langsung oleh Dr. Muh. Hasrul, S.H., M.H, M.A.P. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan Fakultas Hukum Unhas.
Pada kesempatan itu, turut hadir Ibu Amaliyah, S.H., M.H. sebagai pemateri pertama. Ia mengutarakan bahwasanya setiap mahasiswa sudah seyogianya tidak hanya berprestasi dalam hal akademik saja, melainkan juga non akademik. Salah satu hal yang ditekankan oleh Amaliyah yaitu mahasiswa diajak untuk ikut berpartisipasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Karena hampir setiap tahunnya, Fakultas Hukum Unhas selalu mengirim kontingen atau perwakilan pada puncak PKM yaitu PIMNAS.
“Saya berharap mahasiswa Fakultas Hukum Unhas selalu membuat terobosan baru melalui peningkatan kreativitas. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan non akademik seperti lomba-lomba di samping memperhatikan juga kegiatan akademiknya. Sehingga mahasiswa yang dicetak tidak hanya cerdas secara pengetahuan, namun juga memiliki softskill dan hardskill lainnya. Hal tersebut juga dapat mempermudah saat mencari pekerjaan karena sudah ada pengalaman yang diperoleh selama di kampus” pungkas Amaliyah.
Dikesempatan yang sama, Bapak Abdullah Sanusi, S.E., M.B.A., Ph.D, sebagai Pemateri kedua yang juga merupakan Direktur Alumni dan Penyiapan Karir Unhas menyampaikan hal yang hampir serupa. Bahwa mahasiswa harus memiliki skill yang luar biasa. Mengingat mahasiswa Unhas selalu diberikan kegiatan yang menunjang peningkatan skill seperti workshop dan pelatihan-pelatihan. Hal demikian juga menjadi salah satu program dari bidang Kemahasiswaan Unhas untuk menjadikan mahasiswa Unhas sebagai kaum intelektual yang berkualitas.
“Kita telah memasuki tradisi dan zaman yang berbeda, di mana skill dan pemahaman atas teknologi merupakan hal yang utama. Sehingga mahasiswa dituntut agar selalu meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya soal pengetahuan akademis. Maka Unhas senantiasa berusaha memberikan fasilitas kepada mahasiswa untuk membentuk insan yang kreatif melalui pelatihan dan kegiatan penunjang lainnya” tutur Abdulla.
Workshop ini dilaksanakan secara luring dan daring yang diikuti kurang lebih 50 peserta yang berasal dari lintas angkatan mahasiswa Fakultas Hukum Unhas. Para mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut hal itu terlihat dari banyaknya mahasiswa yang mengajukan pertanyaan dan pernyataan**(RM)






















Comment