Pemilihan Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Tamalanrea Indah Diprotes Warga

Keterangan Foto: Pemilihan Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Tamalanrea Indah Diprotes Warga

Dailymakassar.id-—Makassar. Pemilihan Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, berlangsung dengan suasana yang tidak sepenuhnya mulus.

Kisruh terjadi setelah munculnya kejanggalan dalam proses administrasi yang dialami oleh salah satu calon.

Awalnya, calon Ketua RT bernama Sri Wahyuni menerima undangan resmi melalui pesan WhatsApp dalam bentuk PDF, Selasa (25/11/2025) pukul 19.48 WITA, untuk mengikuti penarikan nomor urut.

Tahapan ini biasanya hanya diberikan kepada calon yang telah dinyatakan lolos berkas. Undangan itu menjadi tanda bahwa Sri Wahyuni berhak melangkah ke proses pemilihan berikutnya.

Namun beberapa jam kemudian, situasi berubah secara mengejutkan. Dirinya diberitahu jika tidak lolos verifikasi berkas. Anehnya lagi, undangan dalam bentuk PDF itu dihapus pukul 23.30 WITA di hari yang sama.

“Terus terang, saya merasa dirugikan. Karena sudah dikirimi undangan pencabutan nomor urut dalam bentuk PDF. Lalu beberapa jam kemudian, dinyatakan tidak lolos. Ini ada apa?” Protes Sri Wahyuni.

Sri Wahyuni melanjutkan, menurut informasi dari petugas kelurahan via WhatsApp bahwa dirinya dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon Ketua RT.

Sehari kemudian, Rabu pagi (26/11/2025), Sri Wahyuni bersama dua orang warga menemui langsung Lurah Tamalanrea Indah, Andi Izmuwardana Manggabarani, S.STP, M.A.P. Ia mempertanyakan persoalan tersebut.

“Saya sudah bertemu sama Pak Lurah dan beliau sarankan untuk memperbaiki kembali berkas KK dan KTP, kemudian janjinya akan komunikasikan dengan pihak kecamatan. Lalu berkas KK dan KTP saya perbaiki menjadi RT 02. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, sementara pemilihan akan segera berlangsung,” pungkasnya.

Sementara itu, pada Senin (1/12/2025), pihak media Daily Makassar meminta konfirmasi langsung kepada Lurah Tamalanrea Indah terkait masalah ini.

“Ya, betul, calon Ketua RT 02 itu tidak lolos karena KK dan KTP-nya berada di RT 03,” beber singkat Andi Izmuwardana Manggabarani, S.STP, M.A.P, Lurah Tamalanrea Indah.

Warga berharap kejadian tersebut dapat diselesaikan dengan bijak oleh pihak Kelurahan Tamalanrea Indah. Sikap terbuka menjadi kunci untuk meredam kegaduhan.

Masyarakat hanya menginginkan pemilihan berlangsung aman dan lancar. Agar sebuah proses sederhana yang mencerminkan harapan warga akan kepemimpinan yang amanah dan dekat dengan mereka**

Comment