
Ada yang menarik dari Munas XI MUI pada 20-23 November mendatang. Dalam munas itu, MUI akan membahas sejumlah hal.
Salah satunya Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang dapat memengaruhi proses pemahaman agama.
Menurut Ketua Umum Steering Committee Munas XI Masduki Baidlowi, AL dewasa ini menjadi fenomena yang sangat kuat di kalangan masyarakat.
Bahkan, AI telah digunakan sebagai media pembelajaran agama.
“Jadi sekarang itu ada fenomena algorithmic religion. Dan itu sangat berbahaya, karena dikit-dikit nanya ke algoritma. Sementara algoritma itu adalah alat semata-mata,” imbuhnya.
Lalu, bagaimana menyikapi fenomena kecerdasan buatan (AI) dalam hal pembelajaran agama?
Pada dasarnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) adalah sistem komputer yang dirancang untuk meniru kemampuan berpikir manusia.
Jadi, AI hanya mampu meniru cara manusai berpikir. Bukan berpikir itu sendiri. AL berpkir melalui algoritma dan data yang sangat besar.






















Comment