
Oleh: Oleh: M. Saifullah
Dailymakassar.id – PELAKSANAAN pencoblosan Pilpres 2024 pada Februari 2024 nanti tersisa 2 bulan lagi. Banyak survei November – Desember 2023 yang telah dirilis, dan hasilnya paslon Prabowo – Gibran menempati posisi teratas.
Yang paling baru adalah survei litbang Kompas yang dilakukan pada 29 November hingga 4 Desember 2023. Hasilnya Prabowo-Gibran 39,3 persen, Anies-Muhaimin 16,7 persen dan Ganjar-Mahfud dengan 15,3 persen. Sementara menurut Litbang Kompas, jumlah pemilih bimbang atau undecided voters dimana akumulasi jawaban responden yang menjawab tidak ada, tidak tahu, atau rahasia, mencapai 28,7 persen. Survei ini diklaim memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,65 persen.
BERDASARKAN hal diatas, ada beberapa kesimpulan atau finalisasi Pilpres 2024 nantinya, yakni “Pilpres masih berpeluang satu putaran atau dua putaran, dengan kondisi per- awal Desember 2023”.
Peluang satu putaran tentunya hanya berlaku bagi paslon Prabowo-Gibran. Sementara peluang dua putaran masih terbuka bagi paslon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
Alasan Masih Terbukanya Peluang Satu atau Dua Putaran H-2 bulan Pilpres 2024;
– MENGAJAK PEMILIH BIMBANG. Swing Voters masih 28,7 persen (Litbang Kompas).
– MENGAJAK GOLPUT – Tren Golput pada setiap Pilpres di Indonesia memang masih besar. Menurut data KPU, tingkat golput 23,30% pada Pilpres 2004, 27,45% pada 2009, 30,42% pada 2014 dan 19,21% pada 2019. Atau jika dirataratakan sekitar 35 juta pemilih jika berdasarkan data 180 juta pemilih. Atau kesimpulannya ada sekitar 20 persen golput yang perlu diajak memilih.
– SOSIALISASI MENCOBLOS AGAR SUARA PEMILIH SAH. Jika berdasarkan data KPU Pilpres 2019 ada 3,7 juta suara tidak sah, dari total 154 juta suara.
Mengapa Elektabilitas Prabowo-Gibran Melejit Disemua Survei?
Menurut penulis, hal ini sangat beralasan karena ada 53% dari total pemilih adalah kaum millenial. Jadi besar kemungkinan dengan adanya Gibran sebagai Cawapres dari Prabowo adalah mewakili suara dari kaum millenial itu sendiri. Meskipun penulis meyakini bagi millenial kelompok Mahasiswa tidak mayoritas memilih Gibran.
Kesimpulan Finalisasi Prediksi Pilpres 2024
DARI ulasan diatas, kesimpulan yang ditarik oleh penulis adalah Prabowo-Gibran jika ingin menang harus menang satu putaran. Apabila Pilpres menjadi dua putaran maka peluang menang Prabowo-Gibran akan semakin kecil, atau besar peluang akan kalah. Begitupun sebaliknya, bagi paslon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud tentunya berharap Pilpres berlanjut ke dua putaran. Karena menurut penulis, siapa pun yang akan lolos diputaran kedua, sangat besar kemungkinan mereka bergabung melawan Prabowo-Gibran . (*)
* Penulis merupakan pengamat politik dan kebijakan publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik.






















Comment